Diduga Suntik Anak dengan Vaksin Kosong, Dokter Minta Maaf

22 Januari 2022, 17:12 WIB

Polda Sumatera Utara memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tenaga kesehatan yang diduga menyuntikkan vaksin kosong saat program vaksinasi anak di Medan pada Senin (17/1/2022).


Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, sejumlah saksi itu termasuk dua orangtua yang anaknya divaksin.


Tatan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dengan melibatkan ahli dan laboratorium forensik.


Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dokter berinisial TGA yang berperan sebagai vaksinator dan keterangan dari pihak IDI Sumut, diduga vaksin memang tidak ada saat dilakukan penyuntikan.


TGA pun mengaku menyesal dan meminta maaf secara terbuka atas kasus yang melibatkannya itu.

 

Simak selengkapnya dalam video berikut.

 

Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro

Penulis naskah : Muhamad Faisal Rinaldi

Narator : Adesari Aviningtyas

Video editor : Abdul Azis

Produser : Adesari Aviningtyas

 


#VaksinKosong #SuaraKompas #JernihkanHarapan

Video Terkait
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Video Terkini
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.