20.000 Masyarakat Adat Diperkirakan Tergusur Proyek Ibu Kota Baru

21 Januari 2022, 11:12 WIB

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara atau AMAN memperkirakan sedikitnya 20.000 masyarakat adat akan tergusur akibat proyek ibu kota negara baru di Kalimantan Timur.


20.000 masyarakat adat itu terbagi dalam 21 kelompok adat, yakni 19 kelompok di Penajam Paser Utara dan 2 di Kutai Kartanegara. 


Direktur Advokasi Kebijakan, Hukum dan HAM Pengurus Besar AMAN Muhammad Arman menilai, UU IKN yang disahkan secara kilat jadi alat legitimasi perampasan wilayah masyarakat adat di sana.


Di sisi lain, Data Bappenas RI memprediksi setidaknya 1,5 juta orang akan dipaksa migrasi secara bertahap ke IKN Kalimantan Timur untuk menunjang kegiatan ibu kota baru.


Dengan demikian, masyarakat adat akan bersaing secara ekonomi dengan para pendatang dari Jakarta tersebut.


Simak selengkapnya dalam video berikut.


Penulis: Vitorio Mantalean

Penulis Naskah: Timothy Afryano

Narator: Timothy Afryano

Video Editor: Timothy Afryano

Produser: Ratih Widyhastuti


#SuaraKompas #JernihkanHarapan

Video Terkait
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Video Terkini
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.