Komnas Perempuan Harap RUU KIA Tak Persulit Buruh Perempuan Bekerja

24 Juni 2022, 14:08 WIB

Komnas Perempuan berharap Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) tidak mempersulit buruh perempuan untuk bekerja.

Pasalnya, ada potensi bahwa pemberian hak keibuan dalam RUU KIA ini bisa menghambat buruh perempuan mendapatkan lapangan pekerjaan ataupun mengembangkan karier karena faktor perusahaan.

DPR RI diharapkan bisa memastikan korporasi untuk tunduk pada aturan, termasuk tidak melakukan pembatasan kesempatan kerja pada masa rekrutmen.

Komnas Perempuan menyebut, perlu ada langkah afirmasi tambahan guna memastikan bahwa pengambilan cuti ini tidak akan mempengaruhi kesempatan pengembangan karier.

Simak informasi selengkapnya dalam video berikut.

Penulis: Vitorio Mantalean

Penulis Naskah: Alexandra Birgitta Anandaputri

Narator: Alexandra Birgitta Anandaputri

Video Editor: Bernard Siahaan

Produser: Rose Komala Dewi

#JernihkanHarapan #RUUKIA #cutimelahirkan

Video Terkait
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Video Terkini
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.