Diduga Terima Suap untuk Izin 20 Gerai Minimarket, KPK Tahan Wali Kota Ambon

14 Mei 2022, 11:37 WIB

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy diduga menerima uang suap sebesar Rp 500 juta untuk mengeluarkan izin pembangunan 20 gerai minimarket Alfamidi. Ketua KPK Firli Bahuri menyebut uang suap itu diberikan oleh seorang Staf Alfamidi bernama Amri.

Uang tersebut kemudian diserahkan kepada orang kepercayaan Richard yakni Staf Tata Usaha Pimpinan Andrew Erin Hehanusa. Kini, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan KPK. Namun demikian, Amri belum ditahan lantaran tidak hadir dalam pemanggilannya sebagai tersangka.

Simak informasinya dalam video berikut.

Video Jurnalis: Arie Julianto

Penulis: Irfan Kamil

Penulis Naskah: Anasthasya

Narator: Anasthasya

Video Editor: Abdul Azis

Produser: Elizabeth Prillia Yahya Carvallo

#JernihkanHarapan #WaliKotaAmbon #KPK

Video Terkait
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Video Terkini
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.