• #corona
  • #virus corona
  • #covid-19
  • #banten
  • #dampak corona
  • #keluarga tidak makan

Memprihatinkan : Satu Keluarga Kelaparan Tak Makan 2 Hari Karena Dampak Corona

19 April 2020, 15:55 WIB

BANTEN, KOMPASTV Masyarakat telah merasakan dampak dari virus Covid-19 atau virus corona. Di Banten, satu keluarga terpaksa harus kelaparan karena tidak makan selama dua hari. Mereka adalah pasangan Kholid dan Yuli bersama empat orang anaknya. Yuli dan Kholil tinggal di kelurahan Lontar Baru Kota Serang, Banten, bersama empat orang anaknya. Yuli mengaku, keluarganya tak makan selama dua hari selama wabah pandemi Covid-19. Tak ada yang dapat dilakukan, kecuali hanya berdiam diri di rumah. Sementara itu, untuk mengganjal rasa lapar, ia mengaku hanya minum air saja. Sudah berapa hari nggak makan? 2 hari om. Cuma diam aja, sampai saya sedih, abah nyuruh sabar ya ma... sambil dielus elus kata Yuli yang tak tahan membendung air mata. Yuli mengaku, dirinya tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal, sebelumnya dirinya sempat mengajukan diri sebagai penerima bantuan saat corona, namun ditolak. Dirinya dianggap masih menerima gaji dari dinas. Belum ada, saya udah ngajuin, kalau yang masih dapat gaji mah ga dikasih tambahnya Yuli mengaku, dirinya hanya seorang pegawai lepas yang dibayar per hari. Dalam satu hari, ia mendapatkan upah sebesar 25 ribu rupiah. jadi per hari dibayarnya. Kalau misalkan masuk 25 ribu, kalau sakit ga dikasih. Kemarin aja mertua meninggal ga masuk, dipotong. Ujarnya. Sementara itu, suami Yuli, Kholid bekerja sebagai pemulung. Setiap hari, ia mencari barang bekas untuk bisa dijual kembali. Namun, selama wabah pandemi corona ini, tak banyak yang bisa dicari. Belum lagi, dirinya dan keluarga harus berjuang melawan pandemi.

Video Rekomendasi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.