Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jejak Kudeta PKB 2008, Kubu Gus Dur Tak Terima, Cak Imin Bergeming

hukum&politik
13 Agustus 2023, 12:49 WIB
Konflik Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, kembali menghangat.

Perseteruan kedua pihak kembali mencuat setelah putri Gus Dur, Yenny Wahid, menyentil Muhaimin yang ngotot maju sebagai calon presiden (capres) pada 2024 nanti berbekal PKB sebagai kendaraan politik.

Yenny mengungkapkan, keluarga Gus Dur dengan tegas akan menarik diri dan tidak akan mendukung Prabowo jika mengangkat Cak Imin sebagai bakal cawapresnya pada 2024. Hal itu diungkap Yenny dalam wawancara program ROSI Kompas TV beberapa waktu lalu.

Yenny mengatakan, perilaku Cak Imin yang mengudeta Gus Dur di PKB adalah alasan kuat untuk tidak mendukung sepupunya itu.

Namun, Muhaimin tak mau menjawab sentilan dari Yenny. Awalnya, ia ditanya awak media soal pernyataan Yahya Cholil Staquf yang mengatakan bahwa PKB bukan partai politik (parpol) yang merepresentasikan NU.

"Barang lawas, enggak usah dibahas," ujar Cak Imin di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Jumat (11/8/2023) malam.

Kemudian, Muhaimin juga dimintai tanggapan soal pendapat Yenny yang menilainya sulit jadi bakal cawapres karena sudah pernah mengkhianati Gus Dur sebagai guru politiknya

"Wis enggak usah dibahas, itu barang lawas kabeh (semua) itu," kata Cak Imin.

Simak berita selengkapnya dalam video berikut!

Jurnalis Video: LOL, TAL, NIS
Penulis : Vitorio Mantalean
Penulis Naskah: Rizkia Shindy
Narator: Rizkia Shindy
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Adisty Safitri
Musik: Stellar Wind - Unicorn Heads

#PKB #CakImin #JernihMemilih #JernihkanHarapan

Jelajahi Tentang

Kompas.com Play

Lihat Semua

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Terkait
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Video Terkini
Jelajahi