Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biden Sebut Houthi Teroris Usai AS-Inggris Serang Yaman

news
14 Januari 2024, 11:56 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Houthi Yaman sebagai teroris, yang ironisnya pemerintahannya yang mencabut label itu pada 2021. AS dan Inggris melancarkan serangan militer ke arah Houthi di area yang dikuasai oleh kelompok perlawanan Yaman itu Kamis (11/1/2024).

Itu menandai respons signifikan dari pemerintahan Biden dan sekutunya setelah memperingatkan Houthi akan adanya konsekuensi dari serangan ke kapal komersil di Laut Merah. Pejabat militer, AS dan pasukan koalisi menyerang setidaknya 60 target dengan lebih dari 150 amunisi presisi ke 28 lokasi militan Houthi.

Aset Houthi termasuk pusat komando dan kendali, amunisi, depot, sistem peluncuran, fasilitas produksi, dan sistem radar pertahanan udara menjadi sasaran serangan itu. Pada pernyataannya di Gedung Putih, Biden menegaskan bahwa Houthi adalah kelompok teroris, label yang oleh pemerintahannya telah diangkat dari organisasi tersebut, tetapi kemungkinan akan dilabeli kembali.

Simak berita selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Rizkia Shindy

Narator: Rizkia Shindy

Video Editor: Tri Febrianto Gunawan

Produser: Adisty Safitri

Musik: Missing Persons - Jeremy Blake

#JoeBiden #Houthi #Teroris #AS #JernihkanHarapan

Jelajahi Tentang

Kompas.com Play

Lihat Semua

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Terkait
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Video Terkini
Jelajahi